Bahasa Indonesia

Kalimat Efektif
Syarat kalimat efektif:

Kesatuan gagasan (terdapatnya satu ide pokok dalam suatu kalimat). Contoh: Pembangunan gedung sekolah baru pihak yayasan dibantu oleh bank yang memberikan kredit. (Terdapat S ganda)

Kepaduan atau koherensi (terjadinya hubungan yang padu antarunsur-unsur pembentuk kalimat). Contoh: Kepada setiap pengemudi mobil harus memiliki surat izin mengemudi. (S tidak jelas)

Penalaran (kalimat yang logis, masuk akal, adanya pola pikir yang sistematis). Contoh: Karena lama tinggal di asrama putra, anaknya semua laki-laki.

Kehematan (ekonomisasi bahasa). Contoh: Di rumah besar itu mereka tinggal hanya bertiga saja.

Penekanan/pemfokusan (pemusatan perhatian bagian kalimat tertentu). Contoh: Sangat memprihatinkan keadaan perekonomian Indonesia saat ini. (Unsur yang ditonjolkan adalah P)

Kesejajaran (adanya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai). Contoh: Kegiatan di perpustakaan meliputi pembelian buku, membuat katalog, dan buku-buku diberi label.

Variasi (dapat dilakukan di antaranya dengan penggunaan kalimat langsung atau tidak langsung, kalimat aktif atau kalimat pasif, dll).

Contoh-contoh Kalimat yang Tidak Efektif :
Contoh ketidaksejajaran kalimat:

“Kami juga sudah laporkan hal ini kepada Kepolisian Wilayah Banyumas agar dapat segera ditindaklanjuti,“ katanya. (Madina Nusrat)
Air hujan yang ditampung di tempayan tidak hanya digunakan warga untuk mandi cuci kakus, tetapi juga untuk konsumsi. (F Laksana Agung)

Contoh Kehematan atau ekonomisasi bahasa:

“Taman hanya menjadi ruang terbuka yang tidak bisa diakses publik dan hanya bisa dinikmati keindahannya saja”. (Dahlia Irawati)

Contoh Kepaduan: (Subjek tidak jelas)

Untuk benang sutra, sanggup diekspor hingga 25 kg. (Lukas Adi Prasetyo)

Download Materi :

Ejaan yang Disempurnakan (EYD)

Paragraf

Filed under: Materi Kuliah

Cyberpreneurship

cyberpreneurship

PEMANFAATAN TELEMATIKA

Telematika sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia, bahkan menjadi komoditas industri, bisnis informasi, media dan telekomunikasi
Perubahan (kemajuan) dalam teknologi telematika telah mentransformasikan pola ekonomi, pola hidup dan cara melakukan bisnis secara signifikan
Pemanfaatan internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi bisnis dan memberikan kemudahan dalam melakukan diversifikasi kebutuhan
Pemanfaatan internet dalam e-Government juga telah terbukti dapat meningkatkan kinerja pemerintah didalam penyediaan informasi dan penyelenggaraan layanan kepemerintahan kepada masyarakat dan kalangan bisnis
PEMANFAATAN TELEMATIKA
Pemanfaatan internet dalam e-Health, e-Education, dan lain-lain secara nyata telah memberikan nilai tambah bagi masyarakat
Pengaruh lebih jauh perkembangan telematika berimplikasi pada transformasi pola ekonomi yang semula berorientasi pada “Supplier” kearah “Konsumen”.
Konsumen secara mudah dapat melakukan pencarian dan perbandingan untuk mendapatkan produk berkualitas tinggi dan dengan harga kompetitif
Perkembangan telematika juga mempengaruhi pola dan fungsi pemerintah, dari semula bersifat memiliki, mengembangkan dan mengoperasikan industri, berubah menjadi penentu kebijakan, pemberi regulasi, pemantau dan pendorong perkembangan sektor industri
PERAN TELEMATIKA
I.    Sebagai bidang usaha
(Telematika menjadi core bisnis)
a.    Industri
b.    Perdagangan
c.    Jasa
II.    Sebagai penunjang usaha
(Telematika sebagai enabler) :
a.    Efisiensi
b.    Peningkatan daya saing

a)    Potensi pengembangan produk dan pasar yang sangat besar belum dimanfaatkan dengan baik, padahal pengembangan industri software telematika di dalam negeri akan mampu memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat
b)    Lemahnya standardisasi dan sertifikasi produk piranti lunak dalam negeri menyebabkan kualitas produk beragam yang membingungkan konsumen
c)    Mengurangi ketergantungan pada piranti lunak import akan sangat berarti dalam meningkatkan kemampuan nasional untuk memanfaatkan telematika (khususnya untuk UKM)
d)    Kelemahan Hukum dan Perundangan serta ketidak relaan membayar lisensi dengan biaya mahal, menyebabkan tingginya tingkat pelanggaran HAKI di Indonesia

Materi lengkap :

Cyberpreneurship-Chapter 1

Cyber preneurship-Chapter 2

Cyberpreneurship-Chapter 3

Cyberpreneurship-Chapter 4

Filed under: Cyberpreneurship

Arsitektur Komputer

Komputer adalah merupakan suatu peralatan pemrosesan data yang cukup kompleks, bukan saja sekedar peralatan yang terdiri dari hardware dan software saja tetapi merupakan suatu bagian yang terintegrasi yang melibatkan segi arsitektural maupun organisasinya.

Didalam memandang suatu sistem komputer maka ada 2 hal yang harus diperhatikan :
•    Arsitektural
Berkaitan dengan sebuah sistem yang tampak bagi seorang user atau pemrogram
Contoh sebuah sistem arsitektur :
    Jumlah bit
    Mekanisme I/O
    Teknik teknik addressing dari memory

•    Organisasi
Berkaitan dengan unit unit operasional dan interkoneksi ( hubungan ) yang merealisasikan spesifikasi arsitekturalnya.
Contoh dari organisasi :
    Hardware pendukung
    Signal signal kontrol dari I/O atau peralatan pendukung lainnya.
    Interfacing.

Bagaimana sistem dari arsitektur dan organisasinya dapat dimengerti dengan baik maka seorang perancang komputerharus mengerti dengan jelas sifat dan hierarkhi dari sebuah sistem komputer.

Sifat dan hierarkhi dari sebuah sistem dapat dilihat dengan jelas berdasarkan tingkat tingkat yang ada didalam sistem dimana pada setiap tingkatannya yang harus dimengerti dengan benar adalah struktur dan fungsi dari tingkatan tersebut.

Materi Silakan Download disini :

Arsitektur Komputer

Filed under: Arsitektur Komputer

Statistik Ekonomi

1.    PENGERTIAN ILMU STATISTIK
ILMU : adalah pokok-pokok pikiran yang teratur dan dapat digunakan untuk memecahkan/menyelesaikan masalah atau persoalan.

I.    Arti Statistik dapat dibagi atas 2 bagian

a.    Arti Sempit: Statistik adalah data atau ringkasan yang berbentuk angka. Misalnya:Statistikpenduduk (jumlah penduduk, umur, jenis kelamin dll) Statistik harga ( membahas harga beras, gula, pakaian dll )

b. Arti Luas : Ilmu yang mempelajari cara ; Pengumpulan data, Pengolahan data, Analisa data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan atau Pengambilan keputusan berdasarkan hasil penelitian.

c. I(Satu) : Pembahasan mulai dari pertama yaitu : Pengertian Ilmu Statistik

2.    KEGUNAAN MEMPELAJARI ILMU STATISTIK

1.    Memperoleh gambaran suatu keadaan atau persoalan yang sudah terjadi
2.    Untuk Penaksiran ( Forecasting )
3.    Untuk Pengujian ( testing hypotesa )

3. BEBERAPA ISTILAH YANG DIPAKAI DALAM ILMU STATISTIK

1.Karakteristik : adalah Sifat-sifat atau ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu unsur
Misalnya : Unsur itu Pegawai, maka karakteristiknya jenis
kelamin, Pendidikan, Umur, Masa kerja, Gaji dll.

2. Variabel : adalah suatu nilai karakteristik dari suatu unsur yang sifatnya berubah – ubah. Misalnya Harga, Umur dll.

3. Populasi : Populasi adalah kumpulan yang lengkap dari suatu elemen atau unsur yang sejenis, akan tetapi dapat dibedakan satu sama lain karena nilai karateristiknya berlainan. Seperti Jenis kelamin, Umur, Wajah dll.

4. SAMPLE : ialah bagian dari populasi yang disebut juga Contoh yang dapat mewakili obyek yang akan diselidiki
Misal : diambil 100 dari 1000 perusahaan yang akan diselidiki.

4. ARTI, KEGUNAAN SERTA TUJUAN PENGUMPULAN DATA

a. Data adalah suatu yang diketahui atau dianggap dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan yang sudah terjadi dan akan terjadi.
b. Data antara lain dapat digunakan untuk :
1.    Dasar suatu perencanaan
2.    Sebagai alat kontrol
3.    Sebagai dasar untuk evaluasi
c. Tujuan Pengumpulan Data :
1. Untuk memperoleh tentang suatu keadaan atau persoalan yang sudah terjadi
2. Sebagai dasar untuk pembuatan keputusan atau pemecahan persoalan

5. SYARAT-SYARAT DATA YANG BAIK

1.    Objektif ( langsung dari Obyeknya )
2.    Representatif ( bisa mewakili )
3.    Standard Error ( kesalahan bakunya kecil )
4.    On time ( tepat waktu )
5.    Relevant ( sesuai )

6. PEMBAGIAN DATA

1.    Menurut Sifatnya

a.    Data Kwalitatip : data yang bukan dalam bentuk angka
Contoh : Meningkat, mahal, lancar dll
b.    Data Kwantitatip : data dalam bentuk angka
Contoh : 100 Kg, Rp. 1000, 100 % dll

2. Menurut Sumbernya

a. Data Internal : data yang menggambarkan keadaan atau kegiatan dalam suatu Organisasi. ( Contoh : Produksi, Pemasaran, Pembelanjaan dll )

b. Data Eksternal : data yang menggambarkan suatu keadaan atau kegiatan di luar suatu organisasi ( misalnya: daya beli masyarakat, Perkembangan harga, konsumsi dll ).

3.    Menurut Cara Memperolehnya

a.    Data Primer yaitu data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh seseorang/ suatu organisasi langsung dari obyeknya.

b.    Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dalam bentuk sudah jadi, sudah dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain. (Biasanya sudah dipublikasikan).

4. Menurut waktu Pengumpulannya
a.    Cross Section / Insidentil : dikumpulkan pada suatu waktu tertentu.
b.    Data Berkala / Time Series data : dikumpulkan secara berkala.

7. CARA PENGUMPULAN DATA

1. SENSUS ialah Pengumpulan data dengan jalan seluruh elemen populasi di selidiki satu persatu. Data yang diperoleh dari hasil sensus adalah data yang sebenarnya atau sering disebut Parameter.
Karena sensus itu mahal biayanya, memerlukan banyak tenaga, dan waktu yang lama maka tidak efisien, sehingga PBB kepada para Negara anggota. Sensus penduduk cukup sekali dalam 10 tahun. ( Indonesia 1961, 1971, 1981), pertanian dan industri 5 tahun sekali.

2. SAMPLING ialah Pengumpulan data dengan jalan menyelidiki sample (contoh) dari suatu populasi. Data yang diperolehnya adalah data perkiraan (estimate value), jadi kalau ada 1000, cukup diselidiki 100 (1:10).

Cara Pengambilan Sample ada 2, yaitu:
1. RANDOM : Setiap elemen mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota. Misal, undian dan Random Number.
2. Non Random : Setiap anggota tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih.

Materi silakan diunduh link dibawah ini :

Statistik Ekonomi

Filed under: Statistik Ekonomi

Dasar Akuntansi

_accounting

Akuntansi dan Pelaporannya
Definisi Akuntansi
Bahasa Bisnis
Seni :
* Pencatatan
* Pengklasifikasian
* Pengikhtisaran
yang dinyatakan dengan satuan uang (American Institute Of Certified Public Accountants/AICPA)
3.     Proses :
* Pencatatan
* Penggolongan
* Peringkasan
* Pelaporan
Data-data keuangan organisasi (Al Haryono Jusup)
4. Suatu Sistem Informasi (Al Haryono Jusup)

Sistem Informasi

Input ————– Proses ——– Output
Data    Akuntansi     Akuntansi Informasi
Akuntansi
Kegunaan Akuntansi

Menyediakan informasi ekonomis u/ pengambilan keputusan investasi
Media komunikasi bisnis para stakeholders
Menyediakan bentuk pertanggungjawaban manajemen perusahaan kepada pemilik perusahaan.
Gambaran kondisi perusahaan dari satu periode ke periode berikutnya.

Alat-Alat yang Digunakan Dalam Akuntansi

Rekening
Aturan Debet dan Kredit
Konsep Pembukuan Berpasangan
Siklus Akuntansi

Materi :

Pengantar Akuntansi

Konsep dan Pengertian

Filed under: Dasar Akuntansi

Keamanan Komputer

Uraian:
Mata Kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang penjelasan pengertian sekuriti dan privacy serta hubungan yang terjadi, masalah-masalah yang dapat menghambat pengoperasi sekuriti, pertimbangan-pertimbangan dalam sistem sekuriti dan rencana-rencana pengimplementasiannya.

Sasaran:
Membekali pengetahuan kepada mahasiswa tentang konsep keamanan pada komputer serta dampak-dampak yang dapat terjadi

Materi:
1.    Konsep Dasar Keamanan Komputer
2.    Keamanan computer secara fisik
3.    Keamanan Komputer secara Operating System
4.    Keamanan Komputer di dalam jaringan
5.    Administrasi Keamanan Komputer
6.    Cryptography; Etika di dalam keamanan komputer.

Daftar Pustaka:
1.    P.Pleeger, Charles, Lawrence Pleeger Sari, “Security in Computing”, 3rd Edition, Prentice Hall, New Jersey, 2003
2.    Staling, William, “Cryptography and Network Security: Principles & Practices”, Third Edition, Prentice Hall, New Jersey, 2003
3.    Russell, Deborah and Gangemi Sr., G.T., “Computer Security Basics”, 3rd Edition, O’Reilly & Associates, USA, July 1992.

Materi :

Kemanana Komputer

Filed under: Keamanan Komputer

Komputer dan Masyarakat

The Impact of Computer Technology
Profiling
Using data in computer files to predict likely behaviors of people. Some examples:
Businesses engage in profiling to determine consumer propensity (kecenderungan) toward a product or service.
Government agencies use profiling to create descriptions of possible terrorists.

The Impact of Computer Technology
Monitoring and Tracking
Examples:
GPS (global positioning system).
Cell-phones.
Blackboxes in automobiles.
Other wireless appliances.

More Examples
Traffic Monitor Camera can be used to check vehicles, persons
Face recognition for unwelcome people

Consumer Information
Consumer Databases
Gathering Information:
Warranty cards.
Purchasing records.
Membership lists.
Web activity.
Change-of-address forms.
Much more…
Consumer Information
Consumer Databases (cont’d)
Limiting Collection, Use, Sharing, and Sale of Personal Data:
Consumers can take measures to restrict the use of their personal information.
Some information sharing is prohibited by law.
Some information sharing is prohibited by published, privacy policies.

Materi Selengkapnya :

Komputer dan Masyarakat

Filed under: Komputer dan Masyarakat

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.